CERIA BELAJAR DI PERBATASAN KISAH SEMANGAT ANAK-ANAK PAUD TUNAS BARU BINUANG, KRAYAN TENGAH

not image
Gambar: . ( Siswanti ) Sumber: https://pamilau.krayantengah.my.id/

Binuang, Krayan Tengah - Suara tawa riang terdengar dari sebuah bangunan kayu sederhana di Desa Binuang. Di sanalah PAUD Tunas Baru Binuang berada, menjadi rumah kedua bagi anak-anak usia dini di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Dengan dinding papan dan hiasan karya anak-anak yang warna-warni, PAUD ini menjadi taman bermain dan belajar yang penuh kehangatan.PAUD Tunas Baru Binuang merupakan salah satu lembaga pendidikan anak usia dini yang berada di bawah binaan Kepala desa dan Kecamatan Krayan Tengah, Kabupaten Nunukan. Meski dengan fasilitas yang sederhana, semangat belajar anak-anak tidak pernah padam. Setiap pagi, mereka datang dengan senyum ceria dan, siap untuk belajar mengenal huruf, angka, menggambar, dan bermain balok.Kegiatan belajar di PAUD Tunas Baru menekankan pada pembelajaran yang menyenangkan dan berbasis kearifan lokal. Anak-anak tidak hanya diajarkan calistung (baca, tulis, hitung), tetapi juga diajarkan mencintai budaya sendiri, menjaga hutan, dan hidup rukun. Para guru dengan penuh kesabaran membimbing mereka membentuk tanah liat, mewarnai gambar pegunungan Krayan, dan bernyanyi bersama.Keberadaan PAUD Tunas Baru sangat penting bagi masa depan generasi Krayan. Di wilayah yang jauh dari kota, PAUD menjadi fondasi utama untuk menyiapkan anak-anak masuk ke jenjang SD. Di sinilah karakter, kreativitas, dan rasa percaya diri mereka dibentuk sejak dini. Dukungan dari orang tua dan TP-PKK Krayan Tengah terus mengalir agar PAUD ini semakin maju.Semoga semangat ceria anak-anak PAUD Tunas Baru Binuang menjadi inspirasi. Dari bangunan kayu sederhana di kaki hutan inilah, tunas-tunas baru harapan bangsa di perbatasan sedang tumbuh. Mereka adalah generasi emas Krayan yang akan menjaga budaya dan membangun perbatasan di masa depan.

Baca juga:
"Ngibuh Pade"
Bagikan post ini: