Dapur Bujang Bukan Sembarang Bujang

1764209606036.jpeg

Dapur bujang adalah sebuah perkumpulan anak anak muda klaster binuang yang kreatif membuat Kue, ide tersebut muncul dari empat pemuda yang berasal dari tiga desa Pa’Milau, Long Mutan dan Binuang. Awalnya pemuda pemudi yang aktif di gereja tersebut ingin membuat Kue dan belajar dari tiktok bernama Kue Terang Bulan. Setelah belajar beberapa kali dan terus mencoba namun gagal sehingga anak-anak muda Di Kecamatan Karayan Tengah merubah strategi untuk membuat Kue yang mudah mereka buat.  Anak Muda tersebut adalah Andi Andrian (Pa’Milau), Ana Marjelina (Pa’Milau), Herianto (Long Mutan), Rike Herdiani (Binuang). Alat yang mereka gunakan sederhana mereka masih menggunakan tunggku api dan kayu bakar sehingga utk membuat kue yang matang sempurna butuh teknik api khusus dengan durasi waktu yang harus di tentukan sesuai dengan tingkat arang dan nyala api. Kue-kue yang mereka buat antara lain: Bolu Susu, Sagu Keju, Lidah Kucing, Kue Susu, Kue Coklat, Stik Seledri dan Kacang Sembunyi

Mendekati Natal biasanya orderan mulai meningkat di akhir bulan November, dalam 1 hari mereka dapat memproduksi sebanyak 20 – 30 toples. Harga Kue berkisar antara 15.000 – 50.000, Seiring berjalannya waktu tidak hanya dari klaster binuang yang membeli kue-kue tersebut, beberapa desa dari klaster Ba Liku dan dan Long Padi juga terut memesan melalui Whastapp, pasar mereka sekarang sudah dijual melalui online dan harapan anak-anak muda ini kedepan nya adalah kue-kue mereka makin banyak di produksi, permintaan meningkat, makin variasi produk yang dibuat dan tidak hanya masyarakat di krayan tengah yang membelinya namun dari wilayah-wilayah lain juga dapat memesan nya.

Bagikan post ini: