Dapur Bujang Bukan Sembarang Bujang
Dapur bujang adalah sebuah perkumpulan anak anak muda klaster binuang yang
kreatif membuat Kue, ide tersebut muncul dari empat pemuda yang berasal dari
tiga desa Pa’Milau, Long Mutan dan Binuang. Awalnya pemuda pemudi yang aktif di
gereja tersebut ingin membuat Kue dan belajar dari tiktok bernama Kue Terang
Bulan. Setelah belajar beberapa kali dan terus mencoba namun gagal sehingga
anak-anak muda Di Kecamatan Karayan Tengah merubah strategi untuk membuat Kue
yang mudah mereka buat. Anak Muda
tersebut adalah Andi Andrian (Pa’Milau), Ana Marjelina (Pa’Milau), Herianto
(Long Mutan), Rike Herdiani (Binuang). Alat yang mereka gunakan sederhana
mereka masih menggunakan tunggku api dan kayu bakar sehingga utk membuat kue
yang matang sempurna butuh teknik api khusus dengan durasi waktu yang harus di
tentukan sesuai dengan tingkat arang dan nyala api. Kue-kue yang mereka buat
antara lain: Bolu Susu, Sagu Keju, Lidah Kucing, Kue Susu, Kue Coklat, Stik
Seledri dan Kacang Sembunyi
Mendekati Natal biasanya orderan mulai meningkat di akhir bulan November,
dalam 1 hari mereka dapat memproduksi sebanyak 20 – 30 toples. Harga Kue
berkisar antara 15.000 – 50.000, Seiring berjalannya waktu tidak hanya dari
klaster binuang yang membeli kue-kue tersebut, beberapa desa dari klaster Ba Liku
dan dan Long Padi juga terut memesan melalui Whastapp, pasar mereka sekarang
sudah dijual melalui online dan harapan anak-anak muda ini kedepan nya adalah
kue-kue mereka makin banyak di produksi, permintaan meningkat, makin variasi produk
yang dibuat dan tidak hanya masyarakat di krayan tengah yang membelinya namun
dari wilayah-wilayah lain juga dapat memesan nya.
Baca juga:
Bua Bidang si Ceri Hutan
Bua Bidang si Ceri Hutan